Keseimbangan pada stroke

Gangguan Keseimbangan Pada Pasien Stroke
Pasien dengan Stroke akan mengalami banyak gangguan-gangguan yang bersifat fungsional. Gejala stroke dapat bersifat fisik, psikologis, dan atau perilaku. Gejala fisik paling khas adalah hemiparalisis, kelemahan, hilangnya sensasi pada wajah, lengan atau tungkai di salah satu sisi tubuh, kesulitan bicara dan atau memahami (tanpa gangguan pendengaran), kesulitan menelan dan hilangnya sebagian penglihatan di satu sisi.
Kelemahan ektremitas sesisi, kontrol tubuh yang buruk serta ketidak stabilan pola berjalan merupakan aspek-aspek pada pasien stroke yang tidak terpisahkan. Kelemahan dari lengan, kedua tungkai, kelemahan sebagian otot-otot wajah merupakan hal umum yang terjadi pada pasien stroke. Walaupun demikian, itu semua berhubungan dengan masalah pada otot-otot aksial yang melemahkan kontrol tubuh dan proses berjalan.
Pasien dengan stroke juga akan mengalami berbagai gangguan keseimbangan. Gangguan keseimbangan berdiri pada pasien stroke berhubungan dengan ketidakmampuan untuk mengatur perpindahan berat badan dan kemampuan gerak otot yang menurun sehingga kesetimbangan tubuh menurun. Pasien dengan stroke berulang memiliki masalah dengan kontrol postural, sehingga menghambat gerakan mereka. Keseimbangan juga merupakan parameter bagi pasien stroke terhadap keberhasilan terapi mereka.
Pada pasien stroke, mereka berusaha membentuk gerakan kompensasi untuk gangguan kontrol postur mereka, kompensasi ini tidak selalu menjadi hasil yang optimal. Pasien dengan gangguan keseimbangan yang moderat hingga berat menggunakan banyak gerakan tambahan sebagai kompensasi dari defisit motorik nya, sedangkan untuk pasien dengan gangguan keseimbangan yang ringan, mereka memiliki kemampuan melakukan gerakan yang hampir sama dengan pola gerak normal.
Gangguan fungsi keseimbangan terutama saat berdiri tegak, merupakan akibat stroke yang paling berpengaruh pada faktor aktivitas sejak kemampuan keseimbangan tubuh dibidang tumpu mengalami gangguan dalam beradaptasi terhadap gerakan dan kondisi lingkungan.
Gangguan sensoris dan motorik post stroke mengakibatkan gangguan keseimbangan termasuk kelemahan otot, penurunan fleksibilitas jaringan lunak, serta gangguan kontrol motorik dan sensorik. Fungsi yang hilang akibat gangguan kontrol motorik pada pasien stroke mengakibatkan hilangnya koordinasi, hilangnya kemampuan merasakan keseimbangan tubuh dan postur (kemampuan untuk mempertahankan posisi tertentu). Kesulitan membentuk dan mempertahankan postur yang tepat dapat diketahui saat pasien melakukan gerakan ke berdiri maupun ke duduk. Pasien-pasien yang mengalami gangguan sensasi posisi tubuh akan cenderung ke arah vertikal.
Penurunan fungsi otot pada ekstremitas bawah mengakibatkan penurunan kemampuan untuk menyanggah, menahan dan menyeimbangkan massa tubuh. Selain itu terjadi kesulitan untuk memulai, mengarahkan, mengukur kecepatan kemampuan otot untuk mempertahankan keseimbangan tubuh. Keterlambatan untuk aktivitas otot dan melambatnya pembentukan gerakan memperngaruhi stabilitas serta respon kecepatan keseimbangan tubuh. Karena hal tersebut diatas menyebabkan banyak dari pasien stroke mengalami penurunan kemampuan hingga terjatuh saat mulai gerakan berdiri dan berjalan.
Perubahan adaptasi otot tubuh berupa penurunan kemampuan panjang otot dan kekakuan mempengaruhi kontraksi otot dan keseimbangan. Penurunan elastisitas jaringan lunak dan pemendekan otot membatasi mobilitas sendi di pergelangan kaki mempengaruhi pasien stroke geriatri (Vandervoort, 1999).
Disfungsi sistem sensoris dan persepsi-kognitif berpengaruh negatif pada kemampuan keseimbangan duduk serta berdiri, saat fase akut post stroke juga di ikuti gangguan somatosensoris, labyrinthine, fungsi visual, defisiensi propriosepsi dan kognitif. Salah satu penyebab gangguan menapak juga karena hilangnya sensasi kulit pada area plantar telapak kaki. Hal tersebut yang menyebabkan kenapa insan stroke cenderung melihat kebawah saat berdiri atau berjalan.

Kemampuan memberikan latihan yang meningkatkan aktivitas proprioceptive dan cutaneus pada telapak kaki akan sangat membantu meningkatkan keseimbangan insan stroke. Hal ini dikarenakan kita (manusia) adalah mahluk bipedal atau berdiri dengan dua kaki.

by.  irfan

29 Komentar »

  1. febri berkata

    gn….aq punya tmn, yg dy lw berdiri srng jatuh sndri tanpa ia sadari, dan itu srng bgt terjadi, aq mw tnny sbnrx ap yg terjad am dy? n apa pnyebabx…..?
    lw bs tlng ksh tw, n krmn aj k e-mail aq…..
    thnks…..

  2. infostroke berkata

    Ada banyak penyebab yang mungkin terjadi. Gangguan tersebut bisa akibat dari sistem saraf pusat dan juga dimungkinkan oleh sistem saraf tepi. Untuk mendapat kan diagnosa yang lebih akurat tentu dibutuhkan data lebih lengkap.
    beberapa keterangan yang dapat saya berikan antara lain :
    jika teman anda jatuh karena kehilangan keseimbangan, mata berkunang-kunang, penglihatan lingkungan sekitar berputar2, maka mungkin diakibatkan oleh adanya gangguan vestibular atau seperti gangguan vertigo, tapi kalo rasanya kaki seperti lemes dan kesemutan mungkin merupakan gejala awal ALS atau GBS.
    sementara itu keterangan yang bisa saya berikan karena keterbatasan data tentang teman anda. terimakasih

  3. rio berkata

    ayah aku lagi sakit stroke…awal nya kaki kanan nya ngak bisa di angkat karena berat…keseimbangan nya juga tidak ada… tp kaki kanan dan kirinya pas di terapi kedua duanya kuat… gimana cara terapi ayah saya supaya keseimbangan nya…berangsur angsur pulih….
    makasih.

  4. infostroke berkata

    kami mengerti kondisi ayah anda, hampir semua insan stroke mengalami masalah tersebut. Dalam menjaga keseimbangan tubuh saat berdiri maka kekuatan bukanlah unsur utama akan tetapi aktivasi otot yang sinergi dn tentu saja faktor-faktor pembentuk keseimbangan (visual, vestibular dan somato sensoris). Singkatnya masalah ayah anda ada pada aktifasi otot postural yang tidak adekuat dan bukan pada kekuatan tungkai. Latihan yang perlu dilakukan adalah core stability merupakan latihan pada control postural… untuk lebih spesifik anda memerlukan fisioterapis yang memahami latihan core stability bagi insan stroke. terimakasih

  5. vivi berkata

    saya mengalami stroke parah(pendarahan) dan terjadi jg stroke berulang. sekarang sy sdh bisa berja d panggil k rumah. thxlan namun jari-jemari tangan kiri msh blm bs digerakkan. sy jg sdh fisioterapi namun rasanya tdk bnyk membantu. apa yg hrs sy lakukan utk penyembuhan jari tangan kiri saya ya? n mohon info utk terapis fisioterafi yg bs d panggil ke rumah. thx. mohon asap infonya.

  6. [...] Keseimbangan pada stroke [...]

  7. [...] Keseimbangan pada stroke [...]

  8. Basar Purnomo berkata

    Saya Pria Usia 57 Tahun, Saya sakit Stroke 5 tahun yang lalu, dan menurut hasil Scanning/MRI bahwa Stroke saya diakibatkan oksigen tidak bisa masuk ke Otak karena tersumbat Kolesterol.

    Alhamdulilah saya sekarang sudah bisa berjalan dan bekerja di kantor sekitar 2 tahun yang lalu.
    Tetapi kalau berjalan masih pelan2 dan sempoyongan (Kurang keseimbangan).Dan saya setiap hari minum 1 tablet aspilet atas anjuran Dokter Syaraf, dan juga minum jus Pace (Mengkudu).

    Pertanyaan saya : sebaiknya saya harus bagaimana agar tidak sempoyongsan lagi ? gerak badan bagian tubuh yang mana untuk melatih keseimbangan (senpoyongan) ?

    Atas perhatian dan bantuannya saya mengucapkan banyak terima kasih. Dan saya sangat menunggu jawabannya dan dapat dikirim via email saya tsb diatas. Terima kasih.

  9. Sabirin Berampu berkata

    Ass…Saya mhs fisioterapi yg ingin menulis ttg stroke, saya kesulitan membuat parameter ttg ggn aktifitas berjalan yang disebabkan oleh kelemahan otot ekstensor ankle joint, mohon dibantu parameter apa yg relevan. tks

  10. infostroke berkata

    @ Sabirin Berampu : Terimaksih atas tanggapannya. Gait analysis dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa parameter tergantung dari aspek yang akan dinilai.
    pada pola jalan maka ada beberapa parameter misalnya dengan menilai irama berjalan dan pengukuran sudut gerakan setiap tahapan gait dengan visible video recording yaitu merekam pola jalan insan stroke kemudian mengcapturenya kedalam image per frame. Pada satu rangkaian pola jalan lemudian dapat diukur derajat setiap sendinya. Dapat pula digunakan dengan quantitative analysis yaitu dengan menempelkan spidol pada ujung tumit kemudian insan stroke diminta berjalan sejauh 6 meter. dari jarak tersebut didapatkan titik yang menggambarkan jarak langkah dan lebar langkah. Dari nilai tersebut, maka dapat dilakukan penilaian. terimakasih

  11. infostroke berkata

    @ Basar Purnomo : Biasanya pada kondisi seperti yang bapak alami gangguan bukan pada ketidak mampuan berjalan, tetapi pada pola berjalan yang tidak sesuai dengan yang seharusnya. Untuk mengetahui penyebab sempoyongan pada saat berjalan, maka perlu diketahui terlebih dahulu apakah kondisi umum bapak cukup stabil (Tekanan darah, Pernafasan dan Denyut nadi). Jika cukup stabil ada kemungkinan gangguan tersebut oleh faktor visual dan vestibular. Keseimbangan sangat dipengaruhi oleh kondisi penglihatan. Jika bapak menganggap penglihatan tidak bermasalah, maka juga dimungkinkan oleh input proprioceptive dan stabilitas postur yang kurang. Bapak dapat melakukan latihan sederhana dan mandiri berupa berdiri dengan bersandar pada dinding dapat juga menggunakan pegangan. Awali dengan Base yang luas. (posisi kedua kaki lebar), lakukan perpindahan berat badan ke kiri dan kekanan. Yang sangat penting saat berat badan pada salah satu kaki adalah posisi pinggul tetap tegak dan lurus (hindari pergerakan pinggul kedepan), posisi kepala tetap kedepan (ada kecenderungan anda melihat kebawah) sambil berusaha merasakan posisi lurus pada salah satu sisi (pembelajaran motorik). semoga dapat bermanfaat.

  12. infostroke berkata

    @ vivi :
    Kesalahan yang banyak dilakukan pada intervensi jari-jari tangan adalah dilakukannya penguluran pada jari-jari hingga mencapai derajat ekstensi berlebih.
    Hal tersebut menyebabkan terjadinya instabilitas pada sendi antara jari-jari dengan telapak tangan (metacarpo phalangeal joint). Akibat instabilitas jari-jari tangan tersebut, maka fungsi jari tangan menjadi menurun.
    Anjuran : Penguluran yang dilakukan hanya sebatas sudut lurus antara jari-tangan dan telapak tangan. alasan sederhana adalah Tidak ada fungsi tangan yang menggunakan jari-jari hingga terbentuk sudut ekstensi lebih dari posisi lurus tersebut.
    Lakukan latihan dengan memperbanyak posisi menggenggam dan kemudian memperkuat posisi pergelangan tangan kearah ekstensi (punggung tangan).
    Dapat menggunakan alat bantu seperti menggenggam dengan sempurna botol kecil, kemudian letakkan tangan di pnggiran meja dengan punggung tangan berposisi diatas. Lakukan gerakan kerah punggung tangan (ekstensi) pada pergelangan tangan sambil tetap mempertahankan genggaman botol. Lakukan koreksi genggaman jika terjadi perubahan. semoga bermanfaat.

  13. prabu berkata

    gerakan2 yg anda sebutkan utk mempercepat penyembuhan tangan dan jari2 diatas apakah diterangkan dalam bentuk gambar dibuku FISIOTERAPI BAGI INSAN STROKE?ada tidak dlm bentuk video?thx

  14. infostroke berkata

    @ prabu… beberapa latihan pada tangan memang ada dalam bentuk gambar dan petunjuk pelaksanaan dalam buku yang saya tulis. terimakasih

  15. Basar Purnomo berkata

    Saya Basar Purnomo, saya sangat berrterima kasih kepada anda yang telah memberi tanggapan email saya tentang “kurang keseimbangan saat Jalan”.
    Boleh saya kenal, dan saya ada pertanyaan lagi, bisakah saya diberikan nomor tilpon dan alamatnya ? bisakah kita komunikasi lewat email saya di bpurnomo@ptpmt.com

    Terima kasih atas tanggapannya, saya tunggu.

  16. bherta berkata

    salam kenal pak. Sy sangat terbantu dg informasi perawatan stroke. Sy saat ini sedang melath papa sy menggerakan tangan kanan,kakikanan ny yg lumpuh. Papa sy menolak menggunakan jasa fisioterapis krn memikirkan biaya. Bs dibantu sy ingin mendapatkan buku cara melatih stroke yg benar?mhn infokan ke sy pak? Sy sendiri yg akan melath papa sy. Tks dari bh3rt4@yahoo.com

  17. infostroke berkata

    @bh3rt4 : Saya telah menulis buku “Fisioterapi bagi Insan Stroke”. dapat diperoleh di toko buku Gramedia. Didalamnya berisi cara memberikan latihan bagi insan strokelengkap dengan gambar. Semoga bermanfaat. dan Papa anda dapat segera pulih. terimakasih

  18. TraLala berkata

    Salam kenal, saya mahasiswa Desain Produk. Saya telah membeli dan membaca buku Anda… Buku Anda sangat membantu dalam proses penggarapan skripsi dan tugas akhir saya… kalau boleh, saya minta referensi buku apa lagi yang berisi tentang keseimbangan tubuh penderita stroke, karena tugas akhir saya ini mengenai alat keseimbangan tubuh penderita dan penolong penderita stroke. terimakasih banyak…

  19. infostroke berkata

    @ Tralala. Terimakasih atas apresiasi anda. Ada banyak referensi tentang keseimbangan ada stroke. Akan sangat relevan jika di perdalam pada kajian tentang Centre of pressure dan posisi COG. terimakasih

  20. Hendra berkata

    Slm Kenal saya Hendra, Ibu saya mengalami stroke sudah 1bulan lebih utk gangguan fungsi kaki tangan sebelah kiri tidak bisa di gerakan. Yg saya tanyakan, Ibu saya sudah hampir 2 minggu lebih tidak bisa buang air besar, apa itu juga pengaruh bagi penderita stroke. Klu boleh tau saya harus kasih obat atau ramuan tradisonal apa agar Ibu saya bisa buang air besar dengan lancar?
    Terima Kasih

  21. infostroke berkata

    terimakasih anda telah bergabung. gangguan sekresi (buang air) pada ibu anda secara langsung tidak memiliki hubungan dengan stroke yang beliau alami. Sy kira beliau perlu mengkonsumsi makanan dengan serat tinggi seperti sayuran dan buah-buahan atau makanan gelly seperti agar-agar. mohon maaf, mengenai obat-obatan tradisional sy tdk memiliki pemahaman tentang itu. tmks

  22. HEn DRa berkata

    saya mengalami hilang keseimbangan,disertai pegel pada punggung dan leher…penyakit apa ya

  23. asmi susanti berkata

    saya mau tanya
    kenapa pasien stoke kalau berjalan selalu menundukkan kepalanya?

  24. yudi berkata

    salam kenal infostroke saya mengalami kaki kiri lamah tapi bisa berjalan asal tidak terlalu jauh yang katanya dokter itu termasuk stroke , dan atas saran dokter sprm saya disuruh olah raga renang yang memang saya laksanakan sebanyak 2x seminggu selama 1/2 jam. tablet aspilet itu untuk apa saya dapat resep dari doketr sps. terima kasih

  25. infostroke berkata

    Pasien stroke selalu menunduk terjadi krn 2 faktor. 1). karena kurangnya sensori (rasa) pada permukaan kaki sehingga sulit menginterpretasikan posisi tubuhnya, krn kurangnya input sensoris dari kaki maka perlu dibantu dengan visual yaitu melihat ke lantai. @). akibat kerusakan otak maka otot postural mengalami gangguan sehingga tidak mudah untuk tegak saat berjalan. tmksh

  26. heri satrio berkata

    Pak,saya mengucapkan banyak terima,insyaAllah saya membeli bukunya.krn ilmunya sgt bermanfaat bg sy.kebetulan profesi sy terapis.Alhamdulillah menambah pengetahuan ttg stroke.smoga Allah mencatat sbg amal jariyah…aamiin.

  27. dita berkata

    Beli bukuny dijogja dmn ya…mohon bantuanyya,adakah tmp sharing bg sesama yg pernah stroke

  28. infostroke berkata

    buku dapat di beli di penerbit graha ilmu

  29. idah berkata

    salam kenal pa, 3 bulan lalu bapak saya terserang stroke, tetapi sekarang kondisinya sudah membaik beliau sudah bisa melakukan aktifitas, walaupun masih terbatas. sepintas beliau terlihat normal (tidak ada cacat) akibat stroke, tetapi bapak sering mengeluh kesemutan / kebas dibagian kanan dari mulai kepala sampai kaki, sehingga beliau cepat merasa letih bila melakukan aktifitas dan bapak juga merasa sangat tidak nyaman dengan rasa kebas ini, yang ingin saya tanyakan apakah rasa kebas tersebut bisa dihilangkan sehingga beliau bisa beraktifitas normal kembali. jika bisa bagaimana caranya / adakah obat2an yang harus dikonsumsi untuk menghilangkan kebas. atas jawabannya saya ucapkan banyak terimakasih

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: