Fisioterapi stroke sudah tepat ?

Apakah fisioterapi pada stroke sudah tepat ?

Pertanyaan pada topik diatas sangat menarik untuk dibahas.
bagi SSC, beberapa hal indikator yang dapat dijadikan acuan bagi FT’s dan pengguna (Pasien & Keluarga) antara lain :

  1. Program fisioterapi yang diberikan melalui hasil analisis dan sintesis dari pemeriksaan yang dilakukan.
  2. Program dikomunikasikan kepada insan stroke atau keluarga yang mendampingi.
  3. Memiliki target pencapaian terapi yang dikomunikasikan dengan insan stroke dan keluarga.
  4. Memanfaatkan modalitas (Physical agent) yang sesuai dengan tujuan program
  5. Memberikan program latihan yang jelas, berdasarkan pada problem, dan bersifat spesifik.
  6. Memiliki evaluasi obyektif secara berkala untuk mengetahui perkembangan program.
  7. Bertindak kreatif dan inovatif sesuai hasil evaluasi.

Additional INFORMATION

Pada dasarnya proses penanganan gangguan gerak dan fungsi pasca stroke merupakan proses pembelajaran sensomotorik. Gangguan gerak yang dialami hakekatnya bukan gangguan pada anggota gerak (lenga & tungkai) melainkan fungsi yang terintegrasi di sistem saraf. Oleh karena itu setiap bentuk program, latihan dan stimulasi hendaknya mengarahkan pada terbentuknya proses pembelajaran kembali (re-learning/re-edukasi) pada kerja sistem saraf. Untuk menjawab hal tersebut, maka satu-satunya adalah Insan stroke secara aktif partisipatif ikut dalam aktivitas program, latihan dan stimulasi yang diberikan. Hanya dengan aktif terjadi proses pembelajaran motorik di sistem saraf pusat. Jika insan stroke mendapatkan program latihan atau stimulasi elektris yang hanya membuat insan stroke pasif (bahkan tertidur), maka intervensi tersebut tidak akan meningkatkan kemampuan geraknya. Untuk dapat memungkinkan insan stroke terlibat aktif dibutuhkan metode yang tepat, stymulasi elektris yang appropriate.

Pada dasarnya setiap insan stroke akan melakukan proses penyesuaian diri untuk dapat melakukan gerak dan fungsional sehari-hari, sehingga secara natural/tanpa latihan khusus akan di jumpai peningkatan kemampuan gerak (proses plastisitas), hanya saja pada kondisi tersebut pola gerak yang dihasilkan menjadi tidak normal sehingga membutuhkan energi, tenaga yang lebih yang membebani kemampuan gerak insan stroke. Pada masalah inilah dibutuhkan fisioterapi untuk meningkatkan kemampuan gerak dengan pola yang benar.

Jika metode yang diberikan tidak tepat, maka justru program latihan yang diberikan mempercepat terbentuknya pola gerak tidak normal tersebut. Dengan dasar pengetahuan Neuro sains, neurofisiologi, Biomekanik, kinesiologi, neuromuskuler, dll.. yang dimiliki oleh fisioterapis, maka diharapkan program latihan yang diberikan mengarahkan perkembangan motorik ke arah yang tepat.

Dengan program yang tepat, hasil yang akan didapatkan menjadi lebih efisien dan efektif.

Sekian

Irfan

Konsultasi

email : dhaenkpedro@ymail.com

21 Komentar »

  1. Prisca S said

    Web ini sangat membantu saya mendalami stroke…Saya pun telah membeli buku Anda “Fisioterapi Bagi Insan Stroke”.
    Namun, ada beberapa hal yang saya ingin tanyakan..Mohon sharing pengetahuannya..

    Bagian tubuh manakah yang lebih cepat sembuh pada penderita STROKE? wajah-bahu-lengan-tangan-jari-atau bagian tubuh lainnya?
    Mengapa?

    THX banyak..informasi Anda sangat bermanfaat bagi produk yang akan saya rancang ^^

  2. khazali hakim said

    Hi’saya penderit stroke sebelah kanan, apakah saya akan sembuh sedia kala?

  3. infostroke said

    @ Bp. Khazali hakim: Kesembuhan bapak sangat ditentukan oleh derajat gangguan dan penanganan yang tepat. Pada kali ini saya ingin menyampaikan bahwa banyak kondisi insan stroke yang seharusnya lebih baik jika ditangani dengan tepat. Awali latihan dengan mengaktifkan postur sebelum melatiha tangan atau kaki. Bentuk-bentuk latihan ada pada buku yang telah saya terbitkan “Fisioterapi Bagi Insan Stroke”. Anda dapat mengikuti tahapan latihan dalam buku tersebut terimakasih, semoga bermanfaat.

  4. infostroke said

    @ Prisca S : Sebaiknya saya menjelaskannya dari yang tersulit untuk dipulihkan adalah jari-jari. Karena fungsi tangan (hand function) dan genggaman (prehension) membutuhkan tingkat koordinasi yang lebih kompleks pada otak. Gerakan yang dibentuk lebih halus (fine movement) sehingga pada insan stroke yang mengalami gangguan defisit neurologis pada otak menjadi jauh lebih sulit. Dengan demikian berdampak pula terhadap proses perbaikan fungsinya. Akan tetapi penanganan pada insan stroke sesungguhnya tidak terpisah-pisah karena pola gerak dan fungsi melibatkan komponen yang kompleks. Misal untuk melakukan fungsi menggenggam memerlukan aktifitas postur, lengan, tangan dan jari-jari. Semoga produk anda memberi manfaat yang besar bagi insan pasca stroke. terimakasih

  5. zaki sungkar said

    Apakah fisioterapi bisa dilakukan tiap hari untuk penderita stroke ringan?

    Kalau tidak, apakah bisa diselingi oleh akupuntur atau terapi non medis lainnya?

  6. infostroke said

    Fisioterapi stroke intinya proses pembelajaran kembali kemampuan gerak dan fungsi. jadi semakin rutin akan semakin cepat proses pembelajarannya terbentuk. mengenai diselingi dengan terapi non medis, maka sy tdk dapat berkomentar lebih jauh, krn sy tidak memahami secara ilmiah proses akumpuntur terhadap perbaikan gerak dan fungsi. tmksh

  7. prabu said

    Saya sudah membeli buku anda, Bpk saya kena stroke 3 tahun yang lalu yaitu bulan agustus 2008 dan berada di RS selama 14 hari,, 3 bulan dari waktu itu sudah berjalan. namun sekarang terasa perasaan melangkah, kaki serasa lebih berat dan kaku untuk diayunkan. Mungki akibat dari telapak kaki yang sulit di gerakan. utk mengatasi hal itu bpk saya selalu berjalan jalan pagi dan sore kurang lebih 1 km. pernah juga mengikuti pijit syaraf d pengobatan alternative. Pertama 14 hari di majalengka, yang kedua 7x di Cirebon, trus di bandung 7x, sumedang 3 bulan seminggu sekali. Tapi dari ke empat pengobatan alternative tersebut tidak kemajuan malahan mengalami kemunduran. dan terakhir 5x ke dokter spesialis jantung, karena memang stroke nya di akibatkan detak jantung tidak stabil. .kemudian tangan juga kalau berjalan terasa berat dan kaku utk di ayunkan, telapak tangan selalu mengepal serta sikut tangan sangant sulit utk di luruskan. lalu melangkah perasaannya berat ke sebelah kiri karena stroke sebelah kiri. Langkah bpk saya utk mengatasi hal itumencoba mengerek tangan setiap 15 menit pagi dan sore banyaknya kurang lebih 1200 gerakan karena memang dia mempunyai keinginan sembuh yg sangat besar.. Sedangkan di buku hanya 7x dalami gerakan Latihan mandiri pada Gerakan2 pada latihan aktif yaitu Gerakan mengayun di halaman 198 yaitu gerakan 1. Dan juga Latihan fungsional tangan pada gerakan 2 (posisi lumbrikal tangan) gambar 6.14.
    trus Bicara makin sulit lagi. Padahal ketika baru sembuh tidak seperti itu, langkah ringan, tangan tidak selalu mengepal dan bisa diayunkan. mohon penjelasan bagaimana cara mengatasi hal ini ataupun obat nya agar kemali normal.telapak kaki sulit bergerak. Apakah mungkin factor makanan atau factor latihan.kalau sholat sih udah bisa berdiri.mohon penjelasan bagaiman sebaiknya langkah pengobatan yang diambil bapak sy,,terima kasih

  8. infostroke said

    @ prabu : Saya sangat bangga dengan upaya yang anda lakukan dan semangat yang tinggi dari ayah anda. Yang perlu saya sampaikan kepada anda adalah bukan masalah pengulangan latihannya, akan tetapi setiap gerakan harus memiliki pola yang benar agar proses pembelajaran gerak dapat tersimpan dengan baik di otak, artinya walaupun pengulangan latihan yang dilakukan banyak seperti yang ayah anda lakukan akan tetapi pola gerak yg tidak tepat justru akan memperburuk kemampuan gerak ayah anda. yang perlu dilakukan adalah latihan prioritas pada postur terlebih dahulu agar mempermudah gerakan yang benar pada kaki ataupun tangan. Banyak yang menganggap tidak ada masalah pada postur. sehingga latihan langsung diberikan pada kaki dan tangan. disinilah letak kesalahan yang terjadi. . itulah sebabnya Pada buku saya bentuk latihan lebih banyak dilakukan pada postur. tmks

  9. Azimuth Gnomonis said

    Ibu saya terkena stroke karena hipertensi skitar 8 bln yang lalu.. hanya anggota gerak bagian kanan yang mengalami gangguan. alhamdulillah, sudah banyak perubahan. sekarang sudah bisa melakukan kegiatan rumah tangga sendiri. hanya saja, untuk berjalan masih pincang. keluhan lainya kesemutan pada kaki n tangan kanan. mohon bantuanya fisoterapi seperti apa yang bisa dilakukan secara mandiri untuk mempercepat proses penyembuhannya? terimakasih

  10. infostroke said

    @Azimuth : kondisi seperti yang dialami ibu anda secara umum memang demikian. 2-3 bulan setelah serangan stroke akan terjadi perbaikan signifikan dengan sendirinya (Diaschisis) periode dimana
    terjadi perbaikan komunikasi antar neuron / sel saraf dengan sendirinya terjadi. Sehingga pada awal serangan terjadi kelemahan dan kelumpuhan yang berat, kemudian terjadi peningkatan yang signifikan. Saat ini kondisi ibu anda sdh melewati fase tersebut, sehingga tampak perkembangan yang melambat. Yang anda harus lakukan adalah, posisi tidur (lihat artikel blog ini) yang tept, posisi duduk yang tepat (Jika perlu kaki bagian belakang dari kursi yang ibu anda pakai diganjal sesuatu kurang lebih 4 cm, sehingga kaki bagian belakang lebih tinggi, posisi ini akan membantu meningkatkan aktivitas postur tanpa dia sadari) lakukan pemantauan selama 1 bulan, semoga ada peningkatan. Jangan lupa tetap melakukan fisioterapi yang tepat. terimakasih.

  11. Fisioterapi adalah hal yang baik bagi pasien dalam arti pasien harus terus bergerak untuk melatih terutama struktur jaringan otot dan persendian agar tetap stabil.Namun secara umum memasuki usia 3 bulan kondisi fisik pasien akan mengalami penurunan kemampuan serta akibat-akibat lain yang menyertai seperti rasa sakit dan keluhan pada seluruh sistem tubuh.Ada satu mata rantai yang terputus dan harus dilakukan oleh semua pasien stroke yaitu bagaimana agar sistem kardiovascular dan sistem cernanya dapat kembali normal.Bila hal ini dilakukan maka tujuan utamanya adalah membalikkan proses degeneratif tubuh pada jalur regeneratif secara menyeluruh.

  12. Mahendra said

    Ts. Fisioterapis Saya ingin berdiskusi lewat forum ini. Saya mendapati kasus stroke dengan kelemahan anggota gerak kanan, spastisitas Asworth 4, dibarengi aphasia motoris. Saya mohon pendapat anda perihal metode intervensi yang tepat. Karena dengan adanya aphasia tsb intervensi yang saya berikan sepertinya kurang atau bahkan belum maksimal, tentunya berbeda bila tidak dibarengi aphasia.
    Btk

  13. infostroke said

    Buat pak mahendra…. pasiennya pasti cepat sembuh…

  14. Prima Novia said

    14 bulan yang lalu ibu saya terserang stroke yang berakibat harus dioperasi kepalanya karena adanya perdarahan dan penyumbatan. Akibat penyumbatan dipasang slang (internal drain). Alhamdulillah kondisi mulai membaik tetapi tubuh bagian kiri (kaki dan tangan) tidak bisa digerakkan (tangan tdk bisa diluruskan, kaki bisa) dengan kata lain mengalami kekakuan. Terapi apa yang cocok untuk orangtua saya (umurnya sudah 70 tahun). Mohon bantuan langkah apa yang arus saya lakukan. Saya dan ibu tinggal di Padang

  15. andri herlyanto said

    Kami ingin sekali belajar mengenai fisioterapi stroke dan penanganannya, karena pada saat ini Ibu kami baru saja terkena serangan stroke. Dan dirawt di RS selama 13 hari. Sekarang sudah ada di rumah, kami ingin dapat menyembuhkan ibu kami. Bagaimana caranya untuk belajar atau bergabung?
    Terima kasih
    Andri Herlyanto
    Cikarang bekasi

  16. infostroke said

    Saran saya segera mendapatkan fisioterapi. Di padang cukup baik dalam penanganan stroke. apalagi di bukit tinggi RS. khusus stroke. tmksh

  17. infostroke said

    Tmksh. tentu saja ada banyak yang bisa anda baca melalui web site. tetapi paling penting jangan sampai postur ibu anda tidak aktif. kalau ada waktu sempatkan ke gramedia. cari buku karangan saya tentang “Fisioterapi bagi insan stroke” didalamnya ada gambar dan petunjuk penanganan bagi insan stroke. tmksh

  18. Saya Khazali Hakim, 40 thn, 15 0ktober 2010 lalu terkena stroke, bagian tubuh sebelah kanan lumpuh sebelah, diatas saya sempat bertanya apakah saya akan sembuh sedia kala, itu adalah cerminan penderita stroke yg sering hilang semangat. Alhamdulillah sekarang saya sudak beraktivitas normal kembali , Saya dah bisa menulis

  19. hendi said

    Saya tinggal di solo, beberapa hari yang lalu saya mencari buku Fisioterapi bagi insan stroke” di gramedia solo, tetapi tidak ada. Apakah saat ini buku tersebut masih beredar di pasaran ? terima kasih

  20. infostroke said

    Yth. Sdr hendi, Biasanya display buku ajar hanya sampai maksimal 6 bulan berbeda dengan novel atau lainya. Langsung saja email ke graha llmu yogyakarta. Tmksh

  21. usman nurafan said

    Saya Usman… Alhamdulillah sejak 3 bulan terakhir saya begitu tertarik tentang stroke dan fisiotherafi….termasuk saya sudah memiliki buku fisiterafi bagi insan stroke. Mohon penjelasan tentang fisioterafi bagi penderita stroke akut… Seharusnya pelaksanaan mobilisasi dan fisioterafi idealnya dilakukan pada hari keberapa ? jenis latihan yang harus dilakukan ? apa ada klinis tertentu dalam pelaksanaan fisiotherafi? apa ada referensi lain tentang fisioterafi bagi penderita stroke yang direkomendasikan…? terima kasih atas penjelasannya

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: